Hasil Pemeriksaan Laboratorium Lengkap
Hemoglobin (Hb) = 12,1 g/dL
Hemoglobin 12,1 g/dL dampaknya tergantung pada jenis kelamin, usia, dan kondisi tubuh.
Hb 12,1 masih termasuk batas bawah normal. Biasanya tidak berbahaya, tapi bisa mulai terasa:
- Mudah lelah
- Kurang bertenaga
- Kadang pusing ringan
Eritrosit = 4,29 juta/µL
Nilai eritrosit 4,29 juta/µL artinya jumlah sel darah merah kamu berada di kisaran normal atau batas bawah normal, tergantung jenis kelamin.
Dampak yang mungkin dirasakan:
- Mudah lelah
- Pusing
- Lemas
- Wajah pucat
- Kadang sesak saat aktivitas
Hematokrit = 37,7%
Hematokrit adalah persentase volume sel darah merah dalam darah.
Nilai normal pria: sekitar 40 – 52 %
Hematokrit 37,7% = rendah.
Dampak:
- Darah membawa oksigen lebih sedikit
- Lemas
- Pusing
- Nafas pendek
- Konsentrasi menurun
Limfosit = 21%
Limfosit adalah salah satu jenis sel darah putih (leukosit) yang berfungsi untuk daya tahan tubuh melawan virus, bakteri, dan infeksi.
Nilai normal limfosit (dewasa): sekitar 20 – 40 %
Makna hasil ini: Limfosit 21% = masih dalam batas normal bawah.
Dampak: Biasanya tidak berbahaya jika tidak ada keluhan.
Namun jika mendekati batas bawah, bisa berkaitan dengan:
- Daya tahan tubuh agak menurun
- Baru sembuh dari infeksi
- Faktor usia lanjut
- Stres atau kelelahan tubuh
Perlu waspada jika disertai:
- Sering sakit / infeksi
- Demam lama
- Berat badan turun
- Lemas berat
Monosit = 15%
Monosit adalah salah satu jenis sel darah putih yang berfungsi untuk:
- Melawan infeksi
- Membersihkan kuman dan sel rusak
- Membantu proses peradangan dan penyembuhan
Nilai normal monosit (dewasa): sekitar 2 – 8 %
Makna hasil ini: Monosit 15% = tinggi (di atas normal).
Kemungkinan penyebab:
- Tubuh sedang atau baru selesai melawan infeksi
- Peradangan kronis
- Infeksi lama (misalnya TBC)
- Penyakit tertentu pada usia lanjut
- Stres fisik atau kelelahan berat
Dampak yang mungkin dirasakan:
- Badan lemas
- Mudah capek
- Kadang disertai demam ringan
- Bisa ada tanda infeksi atau peradangan
Perlu waspada jika disertai:
- Demam lama
- Berat badan turun tanpa sebab
- Keringat malam
- Nyeri terus-menerus
- Sering sakit
Eosinofil = 0%
Eosinofil adalah salah satu jenis sel darah putih yang berperan dalam:
- Reaksi alergi
- Melawan parasit (cacing)
- Mengatur peradangan
Nilai normal eosinofil (dewasa): sekitar 1 – 4 %
Makna hasil ini: Eosinofil 0% = lebih rendah dari normal.
Kemungkinan penyebab:
- Tubuh sedang stres atau kelelahan
- Baru mengalami infeksi
- Pengaruh obat tertentu (misalnya kortikosteroid)
- Respons tubuh terhadap peradangan
- Usia lanjut
SGOT (AST) = 55 U/L
SGOT / AST adalah enzim yang terdapat di: hati, otot, jantung, ginjal.
Nilai normal SGOT (AST): sekitar 5 – 40 U/L
Makna hasil ini: SGOT 55 = tinggi (di atas normal).
Kemungkinan penyebab:
- Gangguan hati (perlemakan hati, hepatitis, alkohol)
- Efek obat-obatan tertentu (obat nyeri, kolesterol, jamu)
- Kelelahan otot / aktivitas berat
- Infeksi
- Penyakit kronis pada usia lanjut
Dampak yang mungkin dirasakan:
- Badan lemas
- Mual
- Nafsu makan turun
- Nyeri perut kanan atas
- Mata atau kulit menguning (jika berat)
Yang sebaiknya dilakukan:
- Periksa juga SGPT (ALT) untuk bandingkan
- Kurangi / hentikan alkohol jika ada
- Hindari obat atau jamu tanpa anjuran dokter
- Makan rendah lemak & gorengan
- Kontrol ke dokter untuk evaluasi penyebabnya
SGPT (ALT) = 111 U/L
SGPT / ALT adalah enzim yang terutama berasal dari hati (liver).
Nilai normal SGPT (ALT): sekitar 5 – 40 U/L
Makna hasil ini: SGPT 111 = tinggi (≈ 2–3 kali di atas normal)
Kemungkinan penyebab:
- Perlemakan hati (fatty liver)
- Hepatitis (virus atau obat)
- Efek samping obat (obat nyeri, obat kolesterol, antibiotik, jamu)
- Alkohol
- Infeksi
- Penyakit hati kronis pada usia lanjut
Dampak yang mungkin dirasakan:
- Badan lemas
- Mual
- Nafsu makan turun
- Nyeri perut kanan atas
- Urin gelap
- Kulit atau mata menguning (jika berat)
Yang sebaiknya dilakukan:
- Periksa lanjutan: Bilirubin, ALP, USG hati, dan ulang SGOT–SGPT
- Hindari alkohol
- Jangan minum obat/jamu tanpa anjuran dokter
- Kurangi makanan berlemak & gorengan
- Kontrol ke dokter untuk cari penyebab pastinya
Gamma GT (GGT) = 54 U/L
Gamma GT adalah enzim yang terutama berasal dari: hati dan saluran empedu.
Nilai normal Gamma GT (dewasa pria): sekitar 10 – 50 U/L
Makna hasil ini: Gamma GT 54 = sedikit tinggi di atas normal.
Kemungkinan penyebab:
- Gangguan hati (sejalan dengan SGOT & SGPT yang sudah tinggi)
- Perlemakan hati
- Efek obat-obatan (obat kolesterol, obat nyeri, antibiotik, jamu)
- Konsumsi alkohol
- Gangguan saluran empedu ringan
Dampak yang mungkin dirasakan:
- Lemas
- Mual
- Nafsu makan turun
- Nyeri perut kanan atas
- Urin lebih gelap
- Kulit/mata kuning (jika makin berat)
Yang sebaiknya dilakukan:
- Evaluasi bersama SGOT & SGPT
- Hindari alkohol
- Jangan minum jamu atau obat tanpa resep dokter
- Kurangi gorengan & makanan berlemak
- Periksa lanjutan: Bilirubin, ALP, USG hati